MENYAMBUNG SISIP POHON DURIAN BEDA JENIS
PENDAHULUAN
Dalam teknik memberikan variasi terhadap satu batang pohon, misalnya pohon durian, bisa dalam satu batang terdiri dari ranting-rang yang berbeda jenis durian daripada batang pohon induknya. Sebagai contoh, batang induk durian dari jenis Kane kemudian disisipi ranting baru dari jenis durian Bawor. Ini dapat dilakukan dengancara teknik sisipan yang akan diterangkan seperti di bawah.
Dengan demikian petani dapat memberikan banyak variasi terhadap ranting-ranting baru dari berbagai jenis durian sesuai yang dikehendakinya pada satu pokok tanaman.
PELAKSANAAN
- Pilih batang pokok dari satu jenis durian tertentu yang sehat dengan ukuran kira-kira cukup untuk menyangga ranting baru, kira-kira minimum berdiamerer 5 centimeter..
- Pilih ranting yang sehat dari jenis durian yang dikehendaki, bisa beda atau sama dengan batang pokok yang akan disisipi dengan panjang ranting dari ujung tunas ke bagian ranting yang dipotong kira-kira sepanjang 20 sampai dengan 25 cm. Pastikan ranting yang dipilih bagian yang dipotong dari tunasnya minimum separuhnya sudah menjadi kayu dengan kambium yang sudah berwarna cokelat seperti kambium pokoknya, dan diameter sekecil mungkin kira-kira 0,5 centimeteran.
- Pada lokasi sisipan yang sudah ditentukan di pokok batang, kupas kambiumnya dengan ketentuan bahwa kambium yang terkupas masih tetap tidak terlepas dari batang pokoknya karena bagian bawah yang terkupas tidak dipotong, berikut adalah caranya:
- Potong dengan menggunakan pisau tajam kambium sejajar dengan atang pokoknya dari atas ke bawah atau secara vertikal sepanjang kira-kira 10 cm dan dengan lebar kira-kira 2 cm.
- Potong secara horisontal yang dianggap sebagai bagian uung atas sisipan selebar kira-kira 2 centimeter.
- Kemudian kambium sekarang bisa dikelupas yang dimulai dari ujung-ujung atas potongan horisonta tadil dengan mencukil dengan pisau atau apasaja terhadap potongan horisontalnya. Dalam melakukan pengelupasan ini harus dilakukan secara hati-hati untuk memastikan bahwa kulit kambiumnya tidak rusak, Pengelupasan berhenti setelah mencapai ujung-ujung bawah potongan vertikal kambium kira-kira setelah mencapai panjang 10 centimeter, Dan yang terlihat sekarang kulit kambium terkelupas dengan tetap masih terikat pada batang pokoknya yang sudah terlihat kayunya.
- Potong bagian atas kambium yang sudah terkelupas sepanjang kira-kira 7 sampai dengan 6 cm, sehingga yang tersisa tetap menempel pada batang poko adalah bagian bawah kambium sepanjang 3 sampai dengan 4 cm.
- Batang ranting yang sudah disiapkan dibuang semua daun-daunnya secara hati-hati menggunakan alat potong untuk menghindari rusahnya ranting, sehingga yang tersisa adalah batang ranting dan tunas yang berada di bagian ujung ranting.
- Lalu bagian ujung bawah ranting kira-kira sepanjang 2,5 cm batang ranting dibuang membentuk miring, separuhnya dengan menggunakan pisau tajam. Sekarang penampakan dari ujung ranting yang dipotong adalah, bagian ujung bawah sisa separuh dari lingkaran batangnya dan bagian ujung atas (di 2,5 cm)-nya sama dengan diameter rantingnya (bentuknya miring mulai dari ujung atas 2,5 cm sampai dengan ujung bawah yang tersisa separuh diameternta atau lancip). Hal ini untuk memberikan posisi terbuka bagian yang dipotong menempel pada kambium batang pokok yang dibuka dan bagian ujung ranting yang bertunas memiliki jarak dengan batang pokoknya.
- Bungkus ranting bagian atasnya sedemikian rupa dengan kantongan plasik transparan, sehingga sisa yang tidak dibungkus adalah bagian yang dipotong miring. Pastikan kantongan plastik tetap menyimpan udara, sehingga masih memberikan ruang untuk tunas-tunas daun baru untuk tumbuh. Pembukusan ini tujuannya untuk mengurangi menguapnya air pada ranting agar tidak mudah kering.
- Masukkan bagian rang ting yang dipotong lancip yang tidak dibungkus plastik, ke dalam sela-sela antara kulit bagian kambium yang sudah dikelupas dan batang yang terlihat kayunya.
- Lalu dibalut secara rapat dengan lakban plastik transparan, sehingga ranting terikat diantara kulit dan kayu dan tidak bergoyang.
- Biarkan sisipan ini beberapa hari sampai tunas daun-daun baru tumbuh.
- Setelah daun baru tumbuh mencapai panjang kira-kira 2 centimeter, lalu bungkusan plastik bagian atas ranting dibuka, tetapi lakban isolasi dibiarkan.
- Biarkan keadaan ini seterusnya sampai ranting memiliki daun-daun yang besarnya seperti daun normalnya.
- Plastik lakban bisa dibuka apabila diperkirakan ranting sisipan sudah dianggap kuat menempel pada pokok batang induknya.
Selesai
Comments
Post a Comment